Monday, 28 May 2018 mondayreview

MUI Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yarussalem


Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk dan mengecam keras pemindahan Kedubes Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yarusalem.

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi.

MONDAYREVIEW - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk dan mengecam keras pemindahan Kedubes Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yarusalem. Hal tersebut dianggap telah melukai umat Islam, serta umat lain di dunia.

"Itu melukai umat Islam, melukai seluruh umat manusia. Kenapa, karena pada dasarnya eksistensi israel saat ini itu menjajah rakyat palestina," kata Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi, di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa, (15/5/2018).

Hal itu, kata Masduki, berarti telah juga mengabsahkan penjajahan Israel atas Palestina. Dan itu menurut dia telah melanggar kesepakatan yang sudah dibuat dunia internasional.

Kondisi demikian, kata Masduki, membuat MUI berkomitmen untuk selalu aktif dalam setiap gerakkan pendukung palestina, dan mendukung atas berdirinya negara Palestina. Termasuk juga adanya aksi bela Palestina yang digelar pada (11/5) lalu.

Sebagai aksi nyata MUI, Ia menyebut telah mengutus seorang anggotanya untuk mengantarkan bantuan sebesar Rp.1,5 milyar untuk rakyat Palestina. Jumlah itu hanya sebagian dari total yang akan diserahkan berjumlah 4,5 milyar.

"Kyai Ma'ruf telah mengutus Kyai Muhyidin Junaidi, sebagai salah seorang ketua MUI bidang luar negeri membawa dana satu setengah milyar rupiah dibawa langsung ke palestina, untuk bantuan MUI ke palestina," ungkapnya.

"Ini masih ada dana lagi dana 3 milyar rupiah yang akan diserahkan oleh MUI kepada rakyat palestina. Jadi MUI akan aktif menggalang dana, jadi ini dananya semua dari masyarakat. Jadi ada dana yang terkumpul oleh MUI 4,5 milyar untuk dibawa langsung ke palestina," imbuh Masduki.

Tags