Monday, 28 May 2018 mondayreview

Menaker: Jumlah TKA di Indonesia Proporsional


TKA di negara lain jauh lebih banyak, kalau dibanding Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kita di luar negeri lebih banyak. Jadi maksudnya proporsional.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri.

MONDAYREVIEW - Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri menyatakan, tenaga kerja asing (TKA) termasuk masih dalam batas wajar dan proporsional jika dibanding dengan TKI yang berada negara-negara lain. TKI yang ke luar negeri jauh lebih banyak jumlahnya.

"TKA di negara lain jauh lebih banyak, kalau dibanding Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kita di luar negeri lebih banyak. Jadi maksudnya proporsional," kata Hanif di Kementerian Ketenagakerjaan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2017).

Hanif membandingkan jumlah TKI yang keluar negeri sekitar 9 juta orang, sedangkan TKA yang masuk ke Indonesia sekitar 85 ribu orang. Menurut dia, itu amat proporsional, mengingat juga para TKI telah berjasa menyumbang devisa bagi Indonesia.

Meski begitu, Hanif menyatakan pihaknya pihaknya tidak segan untuk menindak tegas pada setiap tenaga karja asing (TKA) yang melakukan pelanggaran. Pemerintah telah berkomitmen untuk menjamin agar TKA tetap taat pada aturan yang ada.

"Kalau ada yang melanggar peraturan itu, iya ditindak. Pemerintah selama ini sudah membuktikan penindakan itu," ungkap Hanif, yang juga politisi PKB ini.

Sebenarnya, kata Hanif, terkait ketenagakerjaan merupakan urusan yang sudah di desentralisasikan atau di otonomi Pemerintah Daerah. Namun pemerintah tetap mendorong kapada pemerintah daerah agar melakukan pengawasan pada setiap TKA.

"Jadi kita juga dorong Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk melakukan pengawas atau penegakan hukum secara lebih baik," imbuhnya.

Tags