Monday, 25 Jun 2018 mondayreview

LPAI : Negara Harus Bertanggung Jawab Lindungi Anak Terlibat Terorisme


LPAI meminta tanggung jawab negara terkait perlindunhan khusus kepada anak-anak yang terlibat jaringan terorisme.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak LPAI, Reza Indragiri, dalam diskusi di Kawasan Cikini, Selasa, (22/5).

MONDAYREVIEW - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), manyatakan, negara harus bertanggung jawab terhadap anak-anak yang keluarganya pelaku terorisme. Hal Ini dikatakan lantaran anak-anak statusnya sebagai korban, bukan pelaku.

"LPAI meminta tanggung jawab negara terkait perlindunhan khusus kepada anak-anak yang terlibat jaringan terorisme," kata Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak LPAI, Reza Indragiri di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Menurut Reza, perlindungan ini perlu diberikan untuk mencegah munculnya stigma terhadap anak-anak atas aksi terorisme yang dilakukan orang tua atau keluarga mereka.

Selain itu, kata dia, Anak-anak terduga teroris juga harus dapat hak-hak terbaiknya. Karena, Tidak hanya penghukuman terduga teroris kepada orang tuanya saja, tapi anak-anak tersebut juga mendapat sanksi sosial, mereka diusir lalu di masyarakat baru mereka terisolasi.

Pernyataan LPAI yang menilai perlunya perlindungan bagi anak-anak terduga teroris, Kata Reza, bukan berarti pihaknya mendukung aksi terorisme. "Jangan ditafsirkan kami berpihak terorisme, sama sekali tidak. Terorisme ialah perbuatan yang harus kita perangi bersama," Pungkas Reza.

Tags