Saturday, 22 Sep 2018 mondayreview

Medali Emas Pertama Indonesia Datang Dari Cabang Taekwondo


Defia menang dengan poin 8.690, medali perak diraih wakil Iran Marjan dengan skor 8.470, serta medali perunggu diraih oleh Yap Khim Wen dari Malaysia dan wakil Korea Yun Jihye.

Defia Rismaniar saat memenangkan pertandingan/foto: Istimewa.

MONDAYREVIEW - Medali emas pertama Indonesia dipersembahkan Defia Rosmaniar, yang menjadi juara di cabang Taekwondo Poomsae Putri, usai mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran, di Plenary Hall, JCC, Minggu (19/8).

Defia menang dengan poin 8.690. Sementara medali perak diraih wakil Iran Marjan dengan skor 8.470, serta medali perunggu diraih oleh Yap Khim Wen dari Malaysia dan wakil Korea Yun Jihye.

Defia sendiri mengatakan sangat berdebar-debar dalam pertandingan. Karena lawan yang dihadapi merupakan lawan kuat. "Sempat deg-degan, tapi lepas saja karena menang kalah itu wajar," ujarnya, usai penyerahan medali di Arena Taekwondo.

Defia mengatakan bahwa medali tersebut dipersembahkan untuk ayah yang selalu mendukung dan memberikan suport agar selalu semangat saat bertanding. "Ayah yang paling mendukung saya di Taekwondo," ungkapnya.

Atas keberhasilan Defia menyumbang emas bagi kontingen Indonesia, Ia diberikan bonus Rp 1,5 miliar.

Presiden Jokowi yang hadir menyaksikan sejak awal hingga final di arena pertandingan, pasca mengetahui keberhasilan Defia mendapat emas, langsung memberikan selamat.

Presiden mengatakan, semoga keberhasilan Defia menjadi pemacu semangat para atlet Indonesia dan memotivasi agar sekuat tenaga dalam bertanding.

"Saya menyaksikan langsung Defia mengalahkan atlet Marjan Salahsaouri dari Iran, di Palenary Hall, JCC, Jakarta, sore ini," ujar Presiden dalan skin twitternya, @jokowi.

"Defia, Indonesia bangga padamu," lanjut Peresiden.