Monday, 22 Oct 2018 mondayreview

Andi Arief Sebut Bravo-5 Dalam Skandal SBY Soal Bail Out Century


Sebuah media dalam jaringan (daring) berbasis di Hongkong, Asia Sentinel menurunkan artikel berjudul Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy’. 

Foto (Faisal Aristama)

MONDAYREVIEW - Sebuah media dalam jaringan (daring) berbasis di Hongkong, Asia Sentinel menurunkan artikel berjudul Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy’. 

Artikel ini membuka tabir kasus lama. Adalah kasus dugaan korupsi Bailout Bank Century.

Belakangan beritanya hilang, namun jadi kontroversi di Indonesia setelah diberitakan kembali oleh media-media lokal tanah air.

Menurut wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mencium gelagat artikel Asian Sentinel diduga order pihak tertentu yang ingin jatuhkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Khayalan tingkat tinggi Asian Sentinel hanya untuk men-downgrade SBY dan Demokrat ini benarkah diorder Bravo Lima?" kata Andi Arief dalam Twitt-nya @AndiArief__, sesaat lalu, Minggu (16/9).

Andi Arief menjelaskan, pihak telah melakukan kroscek kepihak yang disebut dalam berita media asing tersebut.

"Hasil pengecekan juga ke supreme court Mauritius sampai dengan kemarin tidak pernah ada dokumen gugatan Weston Capital terhadap LPS seperti ditulis John Berthelsen," jelas Andi Arief.