Berpolitiklah Seperti David Beckham [Buku]

Berpolitiklah Seperti David Beckham [Buku]
Buku Sirkus Pohon

MONDAYREVIEW.COM – Dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata di bab 50 berjudul ‘Abdul Rapi’ prinsip politik didedahkan dengan cara yang sederhana lagi mengundang senyum. Dikisahkan sosok Abdul Rapi sebagai seorang konsultan politik bagi Gastori yang ingin menjabat sebagai Kepala Desa Ketumbi. Abdul Rapi digambarkan sebagai sosok yang fasih bicara politik, ekonomi, hukum, dan segala hal, sesekali diselingi bahasa Inggris.

Maka simaklah betapa uniknya saran dari sang konsultan politik ketika mencangkokkan demokrasi di desa Ketumbi:

Di kota-kota besar sudah biasa peserta pemilihan mendebatkan rencananya sehingga rakyat tak macam membeli kucing dalam karung. Mereka berdebat di televisi. Di kampung ini ada stasiun radio AM. Meski kecil, masyarakat senang mendengar radio. Bolehlah para calon berdebat di radio. Itulah hadiah manis gerakan reformasi untuk rakyat Indonesia dan itulah makna merdeka. Rakyat merdeka untuk memilih, peserta pemilihan merdeka untuk menunjukkan kelebihan mereka. Di kota besar ada pula peringkat ketenaran calon. Bolehlah kita buat hal serupa. Kalau itu terjadi, kampung ini akan mencatat sejarah politik sebagai desa pertama di Indonesia yang punya debat politik dan survei popularitas bagi calon kepala desa.

Simaklah pula menariknya saran Abdul Rapi terkait politik yang dipersonifikasikan dengan pesepakbola David Beckham:

Politik itu gampang, Bos, politik itu tak ubahnya sepak bola, siapa yang main bertahan, dia akan kalah. Kita datang untuk bermain, bukan untuk bertahan dan kita tidak akan membuat penonton kecewa. Lihatlah David Beckham, mana pernah dia main bertahan. Dalam berpolitik bolehlah kita berpanutan pada David Beckham.