Gerindra: Soal Pancasila Sudah Selesai Bagi Ormas Islam, Apalagi Gerindra

Gerindra: Soal Pancasila Sudah Selesai Bagi Ormas Islam, Apalagi Gerindra
Istimewa.

MONDAYREVIEW.COM –  Langkah yang diambil oleh partai politik maupun ormas yang menolak penerbitan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) jangan dipandang anti dengan Pancasila. Langkah tersebut merupakan upaya untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Politikus Partai Gerindra, Sodik Mujahid saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8).

Wakil Ketua Komisi VIII ini menegaskan apa yang telah disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem, Victor Laiskodat dalam pidatonya yang menyebut Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS sebagai partai politik yang dibelakang gerakan khilafah yang anti Pancasila itu tidak pantas dilontarkan sebagai wakil rakyat. Dan ia menegaskan bahwa Islam dan Gerindra telah sepakat dan tidak mempersoalkan Pancasila sebagai dasar negera.  

"Soal Pancasila dan NKRI sudah selesai bagi ormas Islam, apalagi untuk Gerindra," tegasnya.

Maka itu, Ia menjelaskan bahwa penolakan Perppu Ormas yang dilakukan Partai Gerindra tidak bisa diartikan bahwa Gerindra merupakan pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ataupun pendukung khilafah. Penolakan itu, justru dilakukan untuk membangun demokrasi yang selama ini kita bangun bersama. Dengan memberikan ruang yang sebebas-bebasnya kepada ormas.

"Kami tidak ingin pemerintah saat ini berubah menjadi otoroter,"katanya.