Isu Politik Dua Kaki Dinilai Rugikan Partai Demokrat

Isu Politik Dua Kaki Dinilai Rugikan Partai Demokrat
Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby/foto: faisal Monday

MONDAYREVIEW - Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan bahwa sikap dua kaki partai Demokrat akan merugikan partai tersebut saat pemilu nanti. Ia menilai, sikap tersebut dipandang negatif, lantaran secara legal Demokrat sudah menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Sandi.

"Itu kesannya negatif bagi partai. Itu merugikan Demokrat jika sentimen itu terus muncul. Sebagai partai yang secara resmi mendukung Prabowo - Sandiaga, Demokrat harus lebih optimal dalam mendukung," kata Adjie di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9).

Ia mengatakan, bahwa seharusnya Demokrat Konsisten untuk mendukung Prabowo-Sandi. Karena sebenarnya jika dukungan kepada pasangan yang disusunnya secara total justru akan menguntungkan partai tersebut.

"Misal, AHY turun berkampanye untuk Prabowo - Sandiga. Hal itu akan menguntungkan Demokrat karena orang yang memilih Prabowo - Sandiaga melihat bahwa Demokrat juga bagian dari koalisi," terang Adjie.

Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa seharusnya Demokrat harus satu komando dukungannya sesuai instruksi DPP. Karena jika tidak begitu, publik akan menilai partai yang dikomandoi oleh SBY itu sebgai partai yang plin-plan dan ragu dalam menentukan pilihannya.

"Semua kader partai harusnya mengikuti dong putusan partai, kalau tidak konsisten kan terbaca publik sebagai dua kaki yang itu sentimen negatif bagi Demokrat. Dilihat plin-plan, ragu-ragu. Itu akhirnya justru merusak Demokrat," tegasnya.