Menjadi Manusia dan Memanusiakan Manusia

Menjadi Manusia dan Memanusiakan Manusia
Tamsil Linrung saat acara bedah buku

CERITA di panggung politik seringkali membuat gaduh. Hal yang tadinya kita anggap sepele jadi bertele-tele dan dramatis. Berbeda dengan yang diceritakan dalam buku yang ada di hadapan pembaca ini. Menceritakan pengalaman hidup Tamsil Linrung. Sosok yang sangat inspiratif, banyak pelajaran yang bisa diambil terutama dalam bersosial, organisasi, politik, serta kepribadian yang dimiliki Tamsil Linrung. Dalam segi politik yang memberikan banyak nasihat dari pribadi Tamsil, kebanyakan politikus, hanya mencari jabatan, kekayaan, serta popularitas sehingga banyak tokoh yang terjebak korupsi.

Berbeda dengan Tamsil, politik bukanlah sebagai tujuan utama dalam hidupnya. Baginya politik sebagai ladang untuk berdakwah, karena bagi Tamsil, dakwah tidak hanya berpidato di depan mimbar, namun profesi apapun bisa melakukan dakwah. Hal itu bisa dibuktikan dengan penolakan – penolakan yang dilakukan oleh Tamsil terhadap ajakan – ajakan partai politik  yang tidak sesuai dengan visinya, awalnya dia menolak untuk bergabung dengan partai politik, namun karena ada beberapa partai yang sesuai dengannya, akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan Parpol.

Tamsil lahir di Limboe dari sepasang suami – istri yaitu Linrung dan Hatidjah.  Hatidjah adalah sosok yang lembut, peduli,dan toleran, lalu berpadu dengan sosok Linrung yang tegas dan disiplin sehingga membentuklah Tamsil menjadi sosok yang teguh pendirian dan peka terhadap keadaan sosial.

Beberapa kali Tamsil diminta sebagai bendara umum di partai Matahari, namun Tamsil memilih usaha. Tamsil akhirnya mengambil keputusan bergabung di PKS yang menurutnya memiliki visi yang sama yaitu sesuai dengan kaidah – kaidah Islam.

Banyak pengalaman hidup dari Tamsil yang bisa memberi semangat kepada generasi muda untuk terus berdakwah dan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kemanusian. Kecerdasan Tamsil semenjak kecil sudah terlihat, saat dia masuk Sekolah Dasar dia masuk kelas akselarasi, selain kecerdasannya diatas rata – rata, dia juga anak yang lincah.

Selama kuliahpun, Tamsil aktif dalam ber- organisasi dan juga kritis. Karena kecerdasan dan kritis, Tamsil diskorsing oleh pihak kampus, disebabkan saat itu dia mengkritisi tentang KKN. Ketika diskor, Tamsil tidak berani pulang ke rumah, takut mengecewakan harapan ibunya yang sangat ingin Tamsil segera lulus. Pernah Tamsil lupa masa skorsnya sudah lewat, ketika dia kembli ke kampus, rektor telah menambah waktu skorsnya. Karena tidak terima dia menggugat tindakan rektornya melalui pengacara Oc Kaligis dan Hamdan Zulfa saat itu, berakibat rektornya menyelesaikan skorsing Tamsil.

Keaktifan Tamsil membuat dia dekat dengan tokoh besar, salah satunya B.j. Habibie sebagai wakl presiden saat itu. Tidak beberapa lama, rektor memberikan ijazah kelulusan kepada Tamsil karena prestasinya.

Perjuangan Tamsil dalam dakwah tidak begitu mudah, banyak hal yang dialaminya, difitnah, masuk penjara. Pada akhirnya Tamsil memilih usaha seperti kakaknya. Dia pun sukses dalam usaha karena konsep dari kesuksesan Tamsil adalah yang terpenting memiliki ide dan gagasan, maka uang akan menyusul. Baginya bukan soal mendapatkan uangsoal usaha, melainkan malahirkan kreatifitas. Jujur dan rajin sedekah adalah salah satu kunci kesuksesan Tamsil dibidang usaha.

Tamsil juga seorang pemimpin yang  Egaliter sehingga tidak ada sekat dengan bawahannya, dia tidak membedakan seseorang berdasarkan status sosial, dia sering blusukan dan tidak segan – segan makan bersama orang – orang biasa, baginya dengan begitu dia bisa merasakan kehidupan orang – orang susah.

Tamsil sebagai tokoh politik dan pembisnis, banyak hal yang dia lakukan untuk bermanfaat, seperti memberi modal dan tidak nangung – nangung untuk berbagi, terutama sedekah. Dia sampai rela mengeluarkan uang ratusan juta untuk pembangunan masjid dan sebagai keperluan dakwahnya.

Tamsil sangat jujur, beberapa kali dia disogok, kemudian ditolak. Banyak yang berusaha menjebak dan menfitnah Tamsil, sehingga beberapa kali dipanggil ke KPK, namun Tamsil berhasil membuktikan tidak bersalah. Dalam hal ini juga Tamsil membantu pihak KPK, sehingga dia diberi apresiasi oleh KPK.

Tamsilpun dipinang oleh banyak Partai Politik, namun hanya PKS lah yanng diterima karena sama memiliki tujuan untuk berdakwah.

Karena itulah, buku ini tidak hanya menjelaskan tentang biografi Tamsil, tetapi menceritaakan banyak kisah dan pelajaran yng bisa diambil. Tidak hanya tentang kehidupan Tamsil yang bisa kita ketahui,  kehidupan tokoh – tokoh besar lainya, juga diceritakan dalam buku ini, salah satunya B.j Habibi.

Buku ini tidak hanya tentang perjalanan hidup, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang pelajaran hidup dari  orang – orang sukses, terutama belajar dari kehidupan dan perjalanan Tamsil. Buku ini juga memberikan motivasi terhadap kalangan mudah untuk terus bermanfaat, tidak hanya meng – orientasikan uang dalam segala hal. 

 

Judul Buku         : Biografi Dan Perjalanan Politik Tamsil Linrung, Politik Untuk Kemanusian.

Pengarang          : Lina M. Komarudin.

Penerbit             : RmBooks

Tahun Terbit     : 2018

Tebal Halaman : 361