Obama, Enak Jamanku Tho!

Obama, Enak Jamanku Tho!
Obama (BET.com)

MONDAYREVIEW.COM - Prinsip rindu dengan penguasa di era terdahulu nampaknya bukan eksklusif milik Indonesia saja.

Hal itu bisa terjadi di negara Amerika Serikat yang secara resmi berganti orang nomor satu pada 20 Januari 2017. Survei yang dilakukan Public Policy Polling menunjukkan sekitar 52% warga AS merindukan kepemimpinan Obama. Angka itu lebih tinggi dibanding 43% responden yang mengaku senang dengan kenyataan AS berada di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Jajak pendapat dari Public Policy Polling juga menunjukkan sekitar 40% responden menginginkan Donald Trump dimakzulkan dari tampuk kekuasaan.

Jika berkaca dari survei tersebut, nampak resistensi terhadap Trump dan kerinduan kepada Obama. Trump sendiri seperti diwartakan The Independent merupakan presiden dengan tingkat popularitas paling rendah dalam sejarah Amerika. Serangkaian aksi politiknya di awal pemerintahan juga diperkirakan kian menggerus elektabilitasnya. Kebijakannya melalui perintah eksekutif terkait imigrasi dan larangan perjalanan menimbulkan arus demonstrasi di berbagai kota Amerika Serikat.

Apa yang terjadi di Amerika Serikat sekarang ini sesungguhnya sebuah tes demokrasi. Akankah demokrasi masih tetap kukuh berlaku di negeri Paman Sam? Akankah nilai-nilai Amerika masih tetap dijalankan? Di bawah pemerintahan Donald Trump dan masyarakat sipil AS, rangkaian pertanyaan tersebut layak disematkan.