Pasar Ikan Modern dan Revolusi Mental Pedagang

Pasar Ikan Modern dan Revolusi Mental Pedagang

MONDAYREVIEW.COM – Perhatian kepada para pedagang ikan di Muara Baru diwujudkan nyata oleh Pemerintah dengan membangun Pasar Ikan Modern untuk mendorong dunia perikanan dan perdagangan agar lebih maju sekaligus berfihak pada rakyat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru, Jakarta Utara, yang merupakan pasar ikan modern pertama di Indonesia, Rabu (3/3) malam.

Potensi bisnis yang melibatkan UMKM di kawasan Muara Baru tak bisa dipandang remeh. PIM Muara Baru dikelola Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Jumlah ikan yang diperjualbelikan rata-rata 400 ton per hari, dengan omzet mencapai Rp 10-12 miliar per hari.

Pada kesempatan tersebut Menteri KKP Susi Pudjiastuti sempat menegaskan bahwa diperlukan revolusi mental pedagang yang berjualan di fasilitas ini. Kesan pasar ikan yang jorok dan bau harus digantikan dengan bersih dan nyaman.

Pemerintah terbukti mewujudkan keberfihakan itu dengan politik anggaran dengan alokasi yang cukup untuk membangun sebuah fasilitas yang diharapkan menjadi contoh untuk dikembangkan di berbagai daerah. PIM dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp 150 miliar. Bangunan berlantai tiga ini dibangun di atas lahan seluas 4,15 hektare pada Februari 2018 oleh BUMN kontraktor PT PP (Persero) Tbk.

Fasilitas utama dan penunjang sangat mendukung kebutuhan para penjual dan pembeli di pasar ini. PIM terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market). Fasilitas lain yang terdapat di PIM yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM, ruang pertemuan dan masjid.

Menurut Presiden, fasilitas foodcourt, cool storage, untuk sanitasinya, di dalam PIM Muara Baru itu semuanya standar yang memang diambil standar internasional. Tapi yang paling penting memang berubah budaya.

PIM Muara Baru itu, itu Presiden, tidak perlu perencanaan yang panjang. Menurut Presiden, Juli 2016, ia memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti agar membangun pasar ikan modern yang bersih seperti yang ada di Tokyo, Jepang, yakni Tsukiji.

Presiden mengakui jika PIM Muara Baru itu akan menjadi contoh pembangunan pasar ikan modern di tempat lain. “Kita lihat nanti dalam hari-hari biasa seperti apa kan kelihatan, ya disesuaikanlah dengan kebiasaan budaya kita, tapi ini udah bangunan yang cakep,” ujarnya.

Dalam siaran persnya Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan, bangunan PIM Muara Baru seluas 2 Ha dibangun di atas lahan sekitar 4,15 Ha dengan anggaran sebesar Rp150,69 miliar.

PIM Muara Baru ini dapat menjadi sentra perikanan nasional yang strategis mengingat banyaknya ikan yang diperjualbelikan di pasar existing Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Muara Baru.