Pencapaian Baru Riset Genom Padi

Pencapaian Baru Riset Genom Padi

MONDAYREVIEW.COM – Indonesia adalah negeri agraris. Padi menjadi salah satu komoditas utama. Sebagian besar penduduknya mengkonsumsi nasi. Bahkan pada saat tertentu Indonesia harus mengimpor beras dari negeri tetangga. Seiring tata kelola perniagaan dan logistik, pemerintah harus berupaya untuk mendorong riset atas komoditas pangan ini.  

Sementara itu para ilmuwan Cina menyelesaikan peta genom tiga dimensi beresolusi tinggi, yang merupakan terobosan dalam perbaikan genetik tanaman. Demikian laporan tim peneliti yang diungkapkan melalui xinhua.net.

Cina juga menghadapi problem ketahanan pangan mengingat jumlah penduduknya yang banyak. Dan sebagian besar dari mereka juga akrab dengan nasi. Tim dari Huazhong Agricultural University di Provinsi Hubei melakukan riset yang bertujuan untuk menyelidiki arsitektur genom dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan padi melalui peta.

Studi ini akan membantu mengungkap arsitektur genom padi dan mempromosikan penelitian tentang perbaikan genetik padi dan tanaman lainnya. Studi ini telah diterbitkan dalam jurnal akademik internasional Nature Communications.

Pengembangan teori kuantitatif tentang bagaimana sel merespons lingkungan mereka dan mengatur fungsinya adalah salah satu masalah paling menantang dan penting dalam sains. Telah menjadi jelas bahwa struktur dinamika genom memainkan peran besar dalam respons ini.

Upaya untuk memahami struktur genom dan konsekuensi fungsionalnya telah menarik para ilmuwan dan insinyur dari berbagai bidang penelitian. Demikian dilansir cbtp.rice.edu sebagai lama resmi center for theoritical biological physics.

CTBP antara lain berfokus pada biofisika dan biokimia inti sel eukariotik dan terutama genom yang terkandung di dalamnya. Terkait dengan itu dikaji model polimer organisasi dan dinamika kromosom, fisika statistik sistem polimer, dasar-dasar teoritis pemisahan fase dalam sistem tersebut, dan ide-ide mengenai hubungan antara struktur kromosom dan ekspresi gen.

Hal lainnya terkait penelitian mekanika nuklir dan dinamika kromosom, pengulangan dan ekstrusi DNA, biofisika regulasi gen, replikasi, segregasi kromosom, transkripsi bursting vs noise, splicing RNA prematur dan bagaimana suara transkripsi dihubungkan dengan splicing.

Juga transisi struktural kromatin melintasi siklus sel, RNA dan DNA menginduksi transisi fase cair-cair dalam organisasi subseluler dan perannya dalam regulasi gen dan perbaikan DNA.

Indonesia memiliki Balai Besar Tanaman Padi. Salah satu rencana strategisnya adalah pengelolaan sumber daya genetik padi. Daam renstra 2015-2018 disebutkan bahwa plasmanutfah  tanaman  padi  merupakan  sumberdayagenetik  berbagai karakter  yang  diinginkan  sebagai  bahan  dasar  perakitan  varietas  unggul. Kegiatan   pengelolaan   sumber   daya   genetik   padi   meliputi   eksplorasi, konservasi,  rejuvinasi,  dan  karakterisasi.

Hasil  karakterisasi  plasma  nutfah hingga  akhir  2012  telahdidokumentasikan  dalam  data  base  yang  telah memuat lebih  dari 3249 aksesi.Selama  2010-2012  telah  diperoleh  sebanyak 2372  nomor  calon  aksesi  baru  yang  terdiri  atas 1843  nomor  hasil  introduksi dan 529  nomor  padi  lokal  antara  lain  dari  propinsi  Banten,  Kalimantan  Barat, dan  Kalimantan  Selatan.   

Pada  akhir  2012  telah  terkumpul  dan  dikonservasi sebanyak  3249  aksesi  yang  terdiri  atas  1287  aksesi  hasil  introduksi,  1729 aksesi padi lokal, 157 aksesi varietas unggul, 26 aksesi galur harapan, dan 50 aksesi padi liar.