Polisi Tangkap Penyebar Video Hoaks Demo Rusuh di MK

Polisi Tangkap Penyebar Video Hoaks Demo Rusuh di MK
Simulasi penanganan demonstrasi oleh Polisi/istimewa

MONDAYREVIEW - Kepolisian menangkap empat tersangka menyebar video hoaks di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), pada sabtu hingga minggu (16-17/9), di tempat dan kota yang berbeda.

Keempatnya ditangkap lantaran "menggoreng" video kegiatan simulasi 'Pengamanan Gedung MK Menjelang Pemilu 2019' yang dilakukan TNI dan Polri, menjadi seakan-akan ada demo ricuh mahasiswa untuk menurunkan presiden di depan MK dan Istana Presiden.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan sejak tersebarnya video tersebut, hingga menemukan pelaku penyebarnya.

"Penyidik gabungan Cyber PMJ telah mengantongi dua alat bukti terkait perbuatan tindak pidana tersangka," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/9).

Polisi saat ini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada keempat tersangka penyebar hoaks.

Diketahui, video tersebut viral di media sosial sejak Jumat, (18/9). Seperti dalam akun facebook tersangka SA video itu diunggah disertai keterangan: "Jakarta Sudah bergerak, mahasiswa sudah bersuara keras dan peserta aksi mengusung tagar #TurunkanJokowi, mohon diviralkan karena media TV dikuasai petahana".