Polisi: Sandera Atas Nama Brigadir Iwan Masih Hidup

Polisi: Sandera Atas Nama Brigadir Iwan Masih Hidup
Irjen Pol Setyo Wasisto menyampaikan situasi terkini pasca kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (9/5/2018). (Foto: Yusuf Tirtayasa/Mondayreview)

MONDAYREVIEW - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto memastikan salah seorang anggota Kepolisian yang disandera para napi kasus terorisme di Mako Brimob Kelapa Dua, masih dalam keadaan hidup.

"Dinyatakan masih hidup atas nama Brigadir Iwan Sarjana. Sampai saat ini yang setau saya ya," kata Setyo di Direktorat Polisi Satwa Baharkam Polri Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018) malam.

Ia menjelaskan satu rutan yang menjadi lokasi kerusuhan terdapat enam blok. "Sekarang semua sudah dikuasai," imbuhnya.

Kemudian, lanjut dia, terdapat sekitar 30 sampai 40 orang dari kelompok yang menurutnya "keras" lantaran melakukan provokasi kerusuhan.

Bripka Iwan sendiri sempat menyampaikan kondisi dirinya yang disandera melalui rekaman suara yang viral di media sosial. Ia mengungkapkan tempat tinggal dan nama sang isteri.

"Nama Iwan Sarjana jalan Kesenian Kelurahan Pasri Gunung Selatan saya punya istri namanya Sherlin, alamatnya sama disitu. Saya belum punya anak saya baru nikah sebulan," ungkap Iwan.

Tak lama, Iwan terdengar membaca istighfar dan tahlil. Sempat pula beredar informasi bahwa Iwan dinyatakan tewas.

Pantauan MONDAYREVIEW di sekitaran lokasi, Kepolisian masih melakukan penutupan jalan menuju Mako Brimob. Penjagaan ketat juga dilakukan pihak kepolisian yang dikengkapi senapan laras panjang.

Bahkan, salah seorang wartawan yang sempat mencoba mengambil gambar di depan gerbang Direktorat Polisi Satwa mendapat pelarangan. Polisi meminta wartawan terkait untuk menghapus gambar.

Seperti diketahui, Penyerangan narapidana teroris terhadap aparat kepolisian pada Selasa (8/5) malam di Mako Brimob menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya 5 orang dari aparat dan 1 narapidana teroris tewas.