SMKN 4 Malang, Sekolah Grafika Pertama Di Indonesia

SMKN 4 Malang, Sekolah Grafika Pertama Di Indonesia
SMKN 4 Malang

MONDAYREVIEW.COM - Selain dikenal sebagai kota wisata, Malang ternyata juga memiliki sejarah menarik di bidang pers dan percetakan. Sekira tahun 1907, terdapat percetakan bernama Snelperdrukkerij yang didirikan oleh Khay Khee. Snelperdrukkerij inilah yang kemudian dikenal sebagai percetakan yang menerbitkan Tjahaja Timoer.

Tjahaja Timoer adalah koran pertama yang memotret ekonomi kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur kala itu. Khususnya Pekalongan, sentra batik yang merupakan salah satu sektor perdagangan paling ramai masa itu. Ramainya perdagangan masa itu dimulai sejak 1911. Sejak saat itu pula, berdirilah beberapa percetakan lain seiring berkembangnya kawasan tersebut.

Rupanya, geliat industri percetakan inilah yang kemudian mendorong seorang Mrg. Aliers, O.Carm, petugas Keuskupan Gereja Hindia Belanda, untuk mendirikan Sekolah Teknik Percetakan, Grafisce School. Sekolah ini merupakan Sekolah Teknik Grafis pertama di Indonesia, dan menjadi cikal bakal berdirinya SMK Negeri 4 Malang.

Pasca kemerdekaan, Grafisce School berganti nama menjadi Sekolah Kerajinan Negeri (SKN) dan masih memiliki jurusan di bidang produksi percetakan, mencakup penguasaan berbagai jenis mesin dalam industri percetakan.

SKN terus berubah dan berkembang menjadi Sekolah Teknik Grafika Malang (SMT Grafika) pada 1959. Hingga akhirnya, berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Malang (SMKN 4 Malang) pada tahun 1996 hingga sekarang.

Berdirinya SMK 4 Malang, sebetulnya dapat menggambarkan betapa berkembangnya ekonomi termasuk industri percetakan di kawasan itu. Berkembangnya sentra batik, wisata, manufaktur dan lain sebagainya. Dalam sejarahnya, SMKN 4 Malang banyak berkontribusi dalam mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap kerja.

SMKN 4 Malang merupakan sekolah menengah kejuruan yang menyiapkan para generasi muda siap kerja, melalui enam program keahlian, yaitu: Produksi Grafika, Persiapan Grafika, Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak, Animasi, dan TKJ.

SMK 4 Negeri Malang terletak di Jalan Tanibar 22, Malang. Letaknya yang strategis, sarana dan prasarana yang memadai, serta pengajar yang berkualitas, membuat sekolah dengan nickname SMK Grafika ini menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Malang. Jumlah siswanya mencapai 3000 orang. Beragam prestasi baik tingkat Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, maupun nasional telah diraih.

Meski berawal dari grafika, namun SMK 4 Malang terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan mendorong peningkatan kualitas program keahlian animasi. Visinya adalah menjadikan program ini sebagai unggulan baik di tingkat sekolah maupun tingkat Kota Malang.

Kepala sekolah Wadib Su’udi mengatakan, untuk menuju ke arah itu, selama ini pihaknya telah mendorong SMKN 4 Malang untuk terus menjalin kerjasama dengan pihak industri. Beberapa diantaranya misalnya adalah kerjasama dengan Djarum Foundation. Bantuan yang diberikan berupa CSR, dengan realiasi bantuan alat tab-pen. Kerjasama ini sangat membantu siswa-siswi untuk menggoreskan karya animasinya secara digital.

Selain itu, kata Wadib Su’udi, pihak Djarum Foundation juga telah berkomitmen untuk memberikan bantuan berupa peralatan lab animasi. Pihak sekolah dalam hal ini telah menyiapkan ruang kelasnya. “Dua ruang sudah kami jebol menjadi satu. Itu realisasinya di awal tahun ini,” ujar Wadib.

 

[Mrf]