Connect with us

Hi, what are you looking for?

Uncategorized

Physical AI Dorong NVIDIA Hadirkan Kecerdasan ke Dunia Nyata

Physical AI menjadi lompatan baru NVIDIA dalam membawa kecerdasan buatan keluar dari layar komputer menuju robot dan kendaraan otonom di dunia nyata.

Mondayreview.com—NVIDIA memperkenalkan konsep Physical AI sebagai fase lanjutan evolusi kecerdasan buatan, yakni AI yang tidak hanya memahami bahasa dan data digital, tetapi juga hukum fisika, kausalitas, serta interaksi di dunia nyata. Visi ini menandai upaya membawa kecerdasan buatan dari ranah virtual ke lingkungan fisik seperti robot, pabrik, dan kendaraan otonom.

Menurut NVIDIA, tantangan terbesar Physical AI adalah mengajarkan “akal sehat” fisika kepada komputer. Konsep yang bagi manusia terasa intuitif—seperti gravitasi, gesekan, dan inersia—harus dipelajari mesin melalui proses komputasi yang kompleks. Tanpa pemahaman ini, AI dinilai sulit mengambil keputusan yang aman dan rasional di dunia nyata.

Untuk menjawab tantangan tersebut, NVIDIA memperkenalkan konsep “Tiga Komputer”. Pertama, komputer untuk melatih model AI berskala besar. Kedua, komputer inferensi yang tertanam langsung di robot atau kendaraan. Ketiga, komputer simulasi yang berfungsi menciptakan dunia virtual. Menurut NVIDIA, simulasi menjadi kunci karena pengumpulan data dunia nyata dinilai lambat, mahal, dan berisiko.

Di sinilah peran NVIDIA Cosmos, sebuah world foundation model yang dilatih menggunakan video berskala internet serta data fisika. Cosmos memungkinkan pengembang mengubah komputasi menjadi data sintetis, sehingga berbagai skenario langka dan berbahaya—seperti kecelakaan ekstrem—dapat disimulasikan secara digital sebelum diterapkan di dunia nyata. Hal ini, menurut NVIDIA, mempercepat pengembangan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan.

Penerapan paling nyata dari Physical AI adalah Alpa Mayo, sistem AI kendaraan otonom yang diklaim memiliki kemampuan “berpikir” dan menalar. Berbeda dengan sistem sebelumnya, Alpa Mayo dilatih secara end-to-end dari input kamera hingga aktuasi setir, serta mampu menjelaskan alasan di balik setiap keputusan berkendara yang diambilnya.

NVIDIA mengumumkan Alpa Mayo akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun ini, diawali di Amerika Serikat sebelum diperluas ke Eropa dan Asia. Mercedes-Benz disebut sebagai mitra utama yang akan mengadopsi tumpukan teknologi Physical AI ini, sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi NVIDIA.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Perspektif

India, melalui Kebijakan Pendidikan Nasional 2020, tampak lebih progresif dalam memperkenalkan perubahan yang berorientasi pada pengembangan holistik dan berbasis pengalaman.

Sosok

Ririek Adriansyah adalah contoh nyata dari seseorang yang bangkit dari kesulitan untuk mencapai puncak kesuksesan. Dari pemungut puntung rokok hingga memimpin Telkom Indonesia, perjalanan...

Ragam

Jumlah responden 1.200 orang dianggap cukup untuk mewakili berbagai kelompok masyarakat di Indonesia, baik dari segi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lokasi

Perspektif

Mengejutkan sekaligus membanggakan, film berjudul ‘Autobiography’ akhirnya mewakili Indonesia untuk berkompetisi di Piala Oscar 2024. Mengejutkan, karena meski merupakan karya perdana Makbul Mubarak, namun...