Monitorday.com- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa politik luar negeri bebas dan aktif tetap menjadi prinsip utama Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia tidak akan terjebak dalam blok kekuatan mana pun, baik militer maupun politik. Menurutnya, independensi sikap diplomasi merupakan modal utama Indonesia untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional.
Prabowo juga mengingatkan pemerintah daerah agar memahami konteks geopolitik global, karena dampaknya langsung terasa hingga ke level daerah, terutama dalam sektor energi, pangan, dan investasi. Sinergi pusat dan daerah dinilai penting agar kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara konsisten.
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya menjaga stabilitas dalam negeri sebagai fondasi utama diplomasi luar negeri. Tanpa stabilitas politik dan sosial di dalam negeri, posisi Indonesia di panggung internasional akan melemah.
Penegasan Presiden dalam Rakornas 2026 ini menjadi sinyal bahwa pemerintahan Prabowo akan tetap berhati-hati dalam menyikapi dinamika global, sambil memastikan kepentingan nasional tetap berada di garis terdepan.





















