REDAKSI

MONDAYREVIEW.COM - Menteri Teten telah menyiapkan sejumlah langkah di Kementerian yang dipimpinnya memasuki tahun 2022 ini. Prioritasnya pada upaya mendorong kalangan muda dan perempuan dalam aktivitas ekonomi koperasi dan UMKM.  Dan upaya tersebut seiring dengan pesan Presiden Joko Widodo untuk mendongkrak kinerja Smesco sebagai brand dari lembaga yang berada di bawah Kementeran tersebut.

Langkah nyata ini diturunkan dalam 4 program. Pertama, SMESCO LABO yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas produk. Kedua, siren.id untuk memperluas akses pemasaran UMKM. Ketiga, SMESCO Fullfilment Center sebagai jaringan logistik terintegrasi dengan tarif flat. Dan keempat, BNI Xpora Trading House UMKM sebagai pusat layanan ekspor dan program pemasaran lainnya.

Kebijakan tersebut selaras dengan data riset yang menunjukkan bahwa pasar domestik dan ekspor semakin terbuka bersama perkembangan teknologi digital. Kompetisi semakin ketat. Banyak produk koperasi dan UMKM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Para pelaku usaha harus bersaing dengan produk impor. Sebagian konsumen masih memilih barang impor karena brand-nya yang kuat. 

Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar SMESCO yang merupakan brand dari Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM RI. LLP-KUKM melakukan inovasi dan tak hanya mengandalkan bisnisnya yang bertumpu pada aset properti yang dimiliki. 

Smesco saat ini menampung berbagai aneka produk unggulan 34 provinsi diseluruh Indonesia. Smesco menyediakan sarana pemasaran produk unggulan provinsi, co-working space, creative space dan office space serta area pameran.

Tujuan pendirian LLP-KUKM adalah memberikan layanan promosi dan pemasaran UKM Indonesia yang mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai pelaksana layanan: informasi pasar, sarana pemasaran, promosi produk dan jaringan pemasaran serta distribusi produk UKM, konsultasi pemasaran peningkatan kemampuan manajemen dan teknik pemasaran, serta inkubasi pemasaran.

Misinya jelas, yakni menciptakan standar baru dalam proses penciptaan produk dan karya yang inovatif khas Indonesia yang menyejahterakan. 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa Smesco sebagaimana BUMN akan menjadi entitas yang dikelola secara profesional dan tidak lagi mengandalkan suntikan APBN. 

Seluruh pemangku kepentingan harus mendukung program Smesco. Akan ada layanan inkubasi bisnis untuk menciptakan wirausahawan baru dan kurasi produk. Manfaat dalam program ini setiap partisipan akan dibekali wawasan dan pendampingan serta pengetahuan mulai dari lanskap industri hingga pengelolaan brand secara mikro. 

Aspek-aspek yang dipelajari meliputi kewirausahaan, bisnis manajemen mulai dari tahap perencanaan, pengembangan produk, produksi, distribusi, hingga pasca penggunaan produk. 

Waktu inkubasi selama 4 bulan dengan metode online dan offline. Program ini diselenggarakan untuk menjawab permasalahan pokok yang dihadapi para pelaku bisnis pada umumnya, juga dirancang untuk membekali mereka menghadapi peluang dan tantangan industri 5-10 tahun mendatang.

Terkait kurasi produk UMKM, program ini dilakukan agar produk UMKM yang berkualitas dapat diterima pasar. Salah satunya telah dilakukan Smesco bekerjasama dengan Grup Accor Hotel sehingga beberapa UMKM dapat menjadi vendor penyediaan berbagai kebutuhan perhotelan. 

Ini saatnya kita semua ikut andil dalam membangun koperasi dan UMKM. Agar ekonomi kita segera pulih dan tumbuh lebih kuat.  

Baca Juga
Member of Monday Media Group.
Copyright © 2021 MondayReview .
All rights reserved.
Privacy Policy | Contact