Rupiah Melemah Terhadap Dolar
Mata uang Rupiah Indonesia mengalami penurunan nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat akibat imbas ketidakpastian kebijakan ekonomi global dan sentimen pasar keuangan.
Mata uang Rupiah Indonesia mengalami penurunan nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat akibat imbas ketidakpastian kebijakan ekonomi global dan sentimen pasar keuangan.
Fluktuasi nilai tukar Rupiah sepanjang 2026 menunjukkan besarnya pengaruh dinamika global terhadap ekonomi domestik, mulai dari harga obat hingga biaya produksi industri nasional.
Tekanan terhadap IHSG dan nilai tukar Rupiah mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah. Otoritas keuangan kini berupaya menjaga stabilitas sekaligus mengembalikan kepercayaan investor.
Ketidakstabilan di Eropa menjelang pemilihan parlemen Perancis meningkatkan permintaan akan dolar AS, yang dianggap lebih aman.